— Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengungkapkan strateginya untuk membangun kekompakan tim dengan melarang para pemainnya menggunakan telepon seluler saat jam makan. Kebijakan ini diterapkan selama kamp musim panas di Marbella, Spanyol, yang baru saja diselesaikan oleh tim.

Tottenham Hotspur baru saja kembali dari pemusatan latihan di Marbella. Perjalanan ini dilakukan tak lama setelah mereka berhasil menahan imbang Manchester United dengan skor 1-1 dalam lanjutan Premier League pada 10 Oktober lalu. Kamp latihan tersebut dirancang untuk meningkatkan sinergi tim, terutama setelah mereka mengalami periode sulit dengan gagal meraih kemenangan dalam enam laga awal Liga Inggris musim ini. Kondisi ini membuat Spurs tertahan di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan tiga poin, meskipun telah menginvestasikan lebih dari 380 juta pound untuk mendatangkan pemain baru.

“Kami berlatih di lapangan, kami tetap bersama-kami menyingkirkan ponsel saat sarapan, makan siang, dan makan malam agar bisa terus bersama, karena saat ini orang-orang sepertinya selalu sibuk dengan ponsel sepanjang waktu,” ujar De Zerbi dalam sebuah jumpa pers, seperti dikutip dari ESPN.

De Zerbi menjelaskan bahwa selama kamp latihan, mereka mengadakan beberapa rapat penting untuk membahas strategi sepak bola, mengevaluasi situasi tim saat ini, dan menekankan pentingnya tanggung jawab individu. Selain itu, ada juga sesi makan malam khusus yang diperuntukkan bagi para pemain, serta acara makan malam terpisah untuk staf.

Pelatih asal Italia itu merasa bahwa timnya belum sepenuhnya terhubung karena minimnya waktu latihan bersama selama pramusim. Oleh karena itu, ia berharap pemusatan latihan di Marbella dapat menjadi titik balik bagi performa Spurs. De Zerbi juga pernah menerapkan metode serupa saat masih melatih klub Prancis, Marseille.

“Sebagai pelatih, Anda memahami bahwa Anda harus berkembang, Anda harus mengubah situasi dan Anda mencoba menemukan semua solusi,” lanjut De Zerbi. “Saya sudah melakukan pemusatan latihan seperti ini dua kali bersama Marseille dan itu adalah solusi yang bagus. Saya berbicara dengan klub, dengan Vinai (Venkatesham, CEO Spurs), dengan Johan (Lange, direktur olahraga Spurs), dengan pemilik dan bersama-sama kami mengambil keputusan, tapi itu bukan hal yang istimewa.”

Ia menambahkan, “Hanya untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama karena di pramusim kami tidak bisa. Kami punya banyak pemain baru dan pemain yang kembali dari Piala Dunia. 3-4 hari bersama tanpa keluarga, menjadikan klub sebagai prioritas utama mereka, adalah normal dan bagus,” jelas De Zerbi. Meskipun demikian, ia juga memberikan kebebasan bagi para pemainnya untuk keluar dan menikmati waktu mereka selama berada di Marbella.

Setelah menyelesaikan pemusatan latihan, Tottenham Hotspur dijadwalkan akan kembali bertanding di Premier League menghadapi Coventry City pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini akan menjadi ujian apakah latihan intensif di Marbella dapat diterjemahkan menjadi kemenangan bagi Spurs, atau mereka akan tetap kesulitan meraih hasil positif.