— Pusat perbelanjaan resmi klub sepak bola LOSC Lille menjadi sasaran penjarahan dalam aksi demonstrasi yang melanda Prancis pada Sabtu (17/10/2026). Para pelaku bahkan menjual barang-barang curian tersebut secara daring.

Kerusuhan tersebut dipicu oleh unjuk rasa besar-besaran menolak kenaikan biaya hidup yang berujung pada aksi perusakan dan penjarahan toko di berbagai wilayah. Toko resmi LOSC Lille tidak luput dari sasaran.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah perusuh menghancurkan jendela toko dan menjarah seluruh isi di dalamnya. Salah satu momen terekam ketika seorang pelaku terjatuh tertimpa pecahan jendela yang coba dirusaknya.

Menurut laporan dari Foot1, barang-barang yang dicuri dari toko LOSC Lille kemudian diperdagangkan secara online. Foto-foto yang beredar menunjukkan beberapa jersey curian masih terpasang label keamanan.

Menyikapi kejadian ini, LOSC Lille mengumumkan bahwa toko mereka di pusat kota, yang berlokasi di Rue Faidherbe, terpaksa ditutup sementara karena kerusakan parah dan penjarahan yang meluas. Pernyataan resmi klub menyatakan, “Toko resmi LOSC di pusat kota … terpaksa harus tetap tutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.”

Meskipun demikian, klub berjuluk Los Dogues ini memastikan bahwa penjualan jersey dan merchandise lainnya tetap berjalan melalui situs resmi klub. “Kami akan terus menyambut para pendukung kami di toko Villeneuve d’Ascq kami … Toko online kami juga tersedia untuk semua pembelian Anda, serta toko di stadion pada malam pertandingan,” demikian pernyataan tersebut.

Pihak klub juga menyampaikan apresiasi kepada para karyawan toko dan pihak-pihak yang telah memberikan bantuan di masa sulit ini. Sementara itu, para penggemar dikabarkan sedang berusaha mengidentifikasi para pelaku penjarahan dari barang-barang curian yang dijual di internet.