— Jakarta – Timnas Spanyol menunjukkan performa dominan dengan meraih kemenangan kedelapan berturut-turut. Dalam pertandingan yang digelar di Estadio Nuevo Carlos Tartiere, Minggu (4/10/2026) dini hari WIB, Republik Ceko menjadi korban terbaru yang harus mengakui keunggulan La Furia Roja dengan skor 3-1.

Gol-gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Lamine Yamal, Rodri, dan Mikel Merino. Penguasaan pertandingan terlihat jelas dari statistik, di mana Spanyol melepaskan 18 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Republik Ceko hanya mampu menciptakan lima percobaan dengan dua yang mengarah ke gawang.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan kebahagiaannya atas hasil tersebut. “Kami sangat senang bisa meraih kemenangan lain, dan angka-angkanya impresif. Kami tetap memimpin klasemen dan pertandingan kontra Kroasia bisa menentukan,” ungkap De La Fuente, dikutip dari Mundo Deportivo.

Kemenangan ini semakin memperpanjang rentetan tak terkalahkan Spanyol yang telah berlangsung sejak Juni 2025, setelah sebelumnya kalah melalui adu penalti dari Portugal. Jika tidak menghitung hasil adu penalti, kekalahan terakhir Spanyol terjadi pada 22 Maret 2024 saat dibungkam 0-1 oleh Kolombia.

Selain hasil positif di lapangan, De La Fuente juga menyoroti munculnya pemain-pemain baru yang menjanjikan regenerasi tim. Dalam laga melawan Ceko, ia memberikan kesempatan bermain kepada Roberto Fernandez dan Ivan Fresneda.

“Tim ini terus tumbuh, terus menghasilkan bintang-bintang masa depan. Kami menutup laga dengan cuma satu pemain yang tampil di final Piala Dunia. Kami akan terus bertaruh ke situ,” tambah De La Fuente, menggarisbawahi keyakinannya pada kedalaman skuad.