— Barcelona harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) saat bertandang ke Parc des Princes pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Barcelona menyerah dengan skor 2-4. Meski sempat dua kali menyamakan kedudukan, tim Catalan akhirnya takluk oleh gol dari Vitinha dan Fabian Ruiz di sepuluh menit terakhir pertandingan.

Secara umum, jalannya pertandingan antara kedua tim relatif berimbang. Namun, PSG menunjukkan efektivitas yang lebih baik dalam menciptakan peluang dan serangan yang selalu berbahaya. PSG tercatat melepaskan 13 peluang tepat sasaran, berbanding lima peluang dari Barcelona.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menilai bahwa timnya kurang tenang dalam menyelesaikan peluang dan kerap kali para pemain tampak terisolasi, yang berujung pada penyelesaian serangan yang kurang maksimal. Ia menekankan perlunya peningkatan dalam aspek tersebut.

“Menurut saya, kalau ini adalah dua pertandingan pertama, kami bakal sudah menuntaskan peluang-peluang yang terlewat. Kami perlu lebih tenang, terhubung lebih baik satu sama lain, merapatkan jarak antarpemain,” ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Lebih lanjut, Flick menambahkan bahwa timnya perlu memiliki kejelasan yang lebih baik dalam setiap aksi dan keyakinan untuk mencetak gol ketika memasuki area-area krusial. “Kami perlu lebih jelas dalam melakukan sesuatu dan kami harus punya keyakinan untuk mencetak gol saat memasuki area-area kunci. Itulah yang kita lihat dari Paris hari ini,” tutupnya.