GridHype.ID — JAKARTA – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, masih dihantui oleh kekalahan timnya di final Liga Champions musim 2026/27. Meski finis sebagai runner-up setelah kalah dramatis melalui adu penalti melawan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 3-4, ambisi Arteta untuk membawa Arsenal meraih trofi Si Kuping Lebar untuk pertama kalinya tetap membara.
Arteta mengungkapkan bahwa momen-momen final Liga Champions, termasuk mendengar lagu kebangsaan kompetisi tersebut, terus memotivasinya. “Saya dan tim sudah mencoba, tetapi belum berhasil,” ujarnya, seperti dilansir dari Mirror. “Saat melihat bola Liga Champions, mendengar musiknya Liga Champions, atau menyaksikan kembali momen-momen itu, hasrat saya untuk meraihnya begitu besar.”
Ini bukan kali pertama Arsenal harus menelan pil pahit di final Liga Champions. Sebelumnya, The Gunners juga pernah menjadi runner-up pada musim 2005/06, di mana mereka dikalahkan oleh Barcelona. Kegagalan di musim 2026/27 melawan PSG tampaknya semakin memperdalam keinginan klub untuk segera mencicipi gelar juara Eropa.
Meskipun demikian, Arteta menegaskan bahwa semangat juang untuk meraih trofi Liga Champions tetap hidup di dalam tim. “Kami sadar harus melangkah setahap demi setahap. Namun, saya yakin semangat itu tetap ada di dalam tim maupun dalam diri kami masing-masing,” tegasnya. “Sebab, kami tahu rasanya harus menelan kekalahan lewat adu penalti dan gagal menjadi juara Liga Champions.”
