— Manchester United menghadapi awal musim yang sulit di Liga Inggris 2026/2027, menyamai catatan terburuk klub dalam 40 tahun terakhir. Tim Setan Merah hanya mampu meraih enam poin dari enam pertandingan awal.

Performa inkonsisten ini terlihat jelas ketika Manchester United gagal meraih poin penuh melawan tim yang bermain dengan sepuluh pemain. Mereka menelan kekalahan 0-1 dari Manchester City dan bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Sejak mengambil alih pada paruh kedua musim lalu, Carrick berhasil membawa Manchester United finis di posisi ketiga klasemen dan kembali lolos ke Liga Champions.

Meskipun rumor mengenai calon pengganti Carrick mulai beredar di media-media Inggris, termasuk nama Antonio Conte yang memiliki rekam jejak juara Liga Inggris bersama Chelsea dan pengalaman melatih di Tottenham, posisi Carrick dilaporkan masih aman.

Para petinggi Manchester United dilaporkan belum memiliki niat untuk memecat Carrick. Kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2028, dan klub masih menaruh kepercayaan kepadanya.

Manajemen klub yakin bahwa Carrick memiliki kapasitas untuk membawa tim bangkit, terlebih kompetisi baru saja dimulai. Mereka memahami adanya tekanan untuk segera meraih hasil positif dan percaya Carrick mampu menghadapinya.