GridHype.ID — Madrid – Legenda Real Madrid, Fernando Morientes, menyuarakan pendapatnya mengenai sanksi yang dijatuhkan kepada Vinicius Jr. Ia menilai hukuman empat pertandingan terlalu berlebihan bagi pemain sayap asal Brasil tersebut.
Vinicius Jr dijatuhi sanksi larangan bermain empat laga di kompetisi domestik oleh Komite Disiplin Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF). Hukuman ini merupakan konsekuensi dari kartu merah yang diterimanya saat Real Madrid menghadapi Villarreal, di mana timnya menang dengan skor 1-0.
Insiden yang berujung pada kartu merah tersebut terjadi ketika Vinicius Jr terlihat menjambak rambut pemain lawan, Nathan Saliba, di luar konteks perebutan bola. Tindakan ini juga diikuti dengan protes yang dilakukannya terhadap wasit setelah menerima kartu merah.
Komite Disiplin RFEF menggunakan tindakan Vinicius tersebut sebagai dasar pemberian sanksi. Penilaian komite menyatakan bahwa Vinicius bertindak kasar di luar situasi permainan bola dan menunjukkan sikap agresif saat memprotes keputusan ofisial pertandingan.
Menanggapi keputusan tersebut, Fernando Morientes berpendapat bahwa sanksi larangan bermain empat laga terasa tidak proporsional. Ia mempertanyakan klasifikasi tindakan Vinicius sebagai sebuah penyerangan.
Morientes menyoroti bahwa dalam beberapa kasus serupa, di mana pemain menjambak lawan, hukuman yang diberikan tidak seberat sanksi untuk Vinicius. Ia mengakui bahwa Vinicius memang pantas mendapatkan kartu merah atas tindakannya.
“Hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan sebenarnya sudah lebih dari cukup, sementara empat pertandingan terasa sangat berlebihan-seolah-olah kejadian tersebut dikategorikan sebagai tindak penyerangan,” ujar Morientes, seperti dikutip dari The Madrid Zone.
“Di mana letak penyerangannya? Lalu, bagaimana dengan pemain yang menarik rambutnya? Saya paham dan mengerti bahwa itu memang kartu merah langsung-tidak perlu diperdebatkan lagi-tetapi memberikan hukuman empat pertandingan terasa sangat berlebihan,’ jelasnya.
