— Pemain muda Real Madrid, Endrick, menyatakan tidak mempermasalahkan minimnya kesempatan bermain sebagai starter di klubnya musim ini. Ia meyakini bahwa pelatih Jose Mourinho telah mengambil keputusan terbaik demi kepentingan tim.

Setelah dipulangkan Madrid menyusul penampilan impresifnya bersama Lyon pada paruh kedua musim lalu, Endrick kembali belum mendapatkan posisi sebagai pemain utama. Sejauh ini, ia baru tampil dua kali di seluruh ajang kompetisi, dan keduanya pun sebagai pemain pengganti.

Namun, penampilan terakhir Endrick memberikan dampak positif bagi Madrid. Dalam pertandingan melawan AS Roma di matchday kedua Liga Champions, Madrid sempat tertinggal 1-3 sebelum Endrick masuk menggantikan pemain lain. Kehadirannya terbukti krusial; ia berperan dalam terciptanya gol kedua Madrid yang dicetak oleh Carlos Espi pada menit ke-82.

Tiga menit berselang, Endrick berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Puncaknya, Antonio Ruediger mencetak gol kemenangan 4-3 untuk Madrid pada menit ke-90. Momen tersebut menandai gol dan assist pertama Endrick di musim ini.

Melihat kontribusinya, tidak heran jika para penggemar Madrid mendesak Jose Mourinho untuk memberikan jam bermain yang lebih banyak kepada Endrick. Apalagi, performa Vinicius Junior dinilai belum konsisten dan harus menjalani skorsing empat laga di LaLiga.

Menanggapi hal tersebut, Endrick memilih untuk tidak berpolemik dan menyatakan kepasrahannya terhadap keputusan Mourinho. Ia meyakini bahwa setiap keputusan pelatih dibuat demi kebaikan tim. “Saya yakin apa yang Mourinho lakukan itu demi kebaikan tim. Jika saya harus bermain, maka saya akan main. Jika tidak, yang tidak,” ujar Endrick seperti dikutip Tribuna.