— JAKARTA – Legenda Arsenal, David O’Leary, melayangkan kritik tajam terhadap performa penyerang muda The Gunners, Bukayo Saka. O’Leary menilai Saka yang sekarang berbeda dengan Saka yang dulu, dan merasa sang pemain terlalu mudah jatuh dalam duel fisik.

O’Leary, yang pernah membela Arsenal selama 18 tahun dari 1975 hingga 1993 dan mencatatkan 722 penampilan, serta meraih tujuh gelar termasuk dua gelar Liga Inggris, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perkembangan Saka.

“Saka yang sekarang berbeda dengan Saka yang dulu,” ujar O’Leary, seperti dilansir dari talkSport. “Dulu, dia kuat dalam berduel fisik. Sekarang, dia mudah jatuh dan seolah hanya mencari pelanggaran.”

Saka, yang baru saja memperpanjang kontraknya di Februari dan menjadi salah satu pemain bergaji tertinggi di klub, mendapat sorotan dari O’Leary terkait gaya bermainnya di lapangan.

O’Leary menduga Saka mungkin sengaja mencari kontak fisik untuk mendapatkan tendangan bebas bagi Arsenal, yang bisa menjadi ancaman dari bola mati. Namun, ia menilai taktik tersebut tidaklah positif.

“Menurut saya, dia sengaja mencari kontak fisik agar bisa jatuh. Padahal, pemain yang saya lihat sebelumnya jauh lebih positif, dia tidak akan membiarkan bek lawan menjatuhkannya ke tanah,” jelasnya.

Mantan bek tengah itu menambahkan bahwa Saka perlu meningkatkan performanya secara keseluruhan. “Saka jelas harus lebih meningkatkan performanya. Jika terus seperti itu, dia tidak akan memberikan banyak bantuan kepada tim,” tutup pria berusia 68 tahun itu.