— JAKARTA – Liverpool berhasil meraih kemenangan atas Villarreal dalam pertandingan Liga Champions yang digelar di Stadion Anfield, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Namun, performa The Reds dalam 35 menit awal laga menuai kritik tajam.

Dalam laga tersebut, Liverpool yang bermain di kandang sendiri sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu dari tim tamu, yang dijuluki Kapal Selam Kuning. Gol pertama Villarreal tercipta pada menit keempat melalui Georges Mikautadze, memanfaatkan blunder backpass dari Virgil Van Dijk yang memudahkan penyerang tersebut menjebol gawang Alisson Becker.

Keunggulan Villarreal bertambah pada menit ke-29 berkat gol dari Sergi Cardona. Namun, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan sebelum jeda babak pertama melalui gol-gol yang dicetak oleh Alexis Mac Allister dan Ronald Araujo, membuat skor imbang 2-2.

Memasuki babak kedua, Liverpool menunjukkan peningkatan performa. Alexis Mac Allister kembali mencatatkan namanya di papan skor, disusul oleh gol dari Florian Wirtz. Villarreal sempat memperkecil ketertinggalan melalui Tani Oluwaseyi, namun skor akhir tetap 4-3 untuk kemenangan Liverpool.

Mantan pemain timnas Inggris, Alan Shearer, menyoroti performa Liverpool di awal pertandingan. Ia menilai bahwa 35 menit pertama penampilan The Reds sangat buruk dan negatif.

“35 menit pertama Liverpool sangat buruk. Mereka bermain begitu negatif, selalu kalah cepat dalam segala hal, tertinggal 2-0, namun entah bagaimana mereka berhasil bangkit dan tampil lebih baik selama 10 menit,” ujar Shearer dikutip dari BBC.

Shearer juga memuji perubahan taktik yang dilakukan oleh pelatih Villarreal, Andoni Iraola, di babak pertama. “Iraola melakukan perubahan di babak pertama dengan menggeser Gravenberch ke posisi bek kanan dan memasukkan Wirtz, lalu mereka tampil jauh lebih baik di setiap lini,” tambahnya.