— Paris – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meredam perlawanan Barcelona dan meraih kemenangan 4-2 dalam lanjutan Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Kunci keberhasilan tim tuan rumah adalah taktik pressing agresif yang secara konsisten mereka terapkan, membuat Barcelona kesulitan mengembangkan permainan.

Pertandingan berjalan sengit dengan kedua tim saling balas gol. PSG sempat unggul dua kali melalui gol Desire Doue dan Lucas Hernandez. Namun, Barcelona selalu mampu menyamakan kedudukan berkat gol dari Xavi Espart dan Lamine Yamal. Kemenangan PSG akhirnya dipastikan oleh gol dari Vitinha dan Fabian Ruiz di sepuluh menit terakhir laga, menghentikan rekor sempurna Barcelona di musim ini.

Kemenangan ini mengukuhkan posisi PSG di puncak klasemen Grup Liga Champions dengan raihan sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan. Sementara itu, Barcelona tertahan di urutan kelima dengan enam poin.

Salah satu faktor krusial di balik kemenangan PSG adalah intensitas pressing yang mereka lakukan. Taktik ini membuat para pemain Barcelona merasa tidak nyaman saat menguasai bola dan kerap kali kehilangan penguasaan bola di area pertahanan mereka sendiri. PSG sukses memotong banyak serangan Barcelona di wilayah lawan.

Data statistik dari SofaScore menunjukkan efektivitas pressing PSG dengan total 17 tekel sukses, berbanding sembilan tekel sukses yang dicatatkan oleh Barcelona. Hal ini mencerminkan dominasi fisik dan taktik tim tuan rumah dalam memperebutkan bola.

Pelatih PSG, Luis Enrique, memuji penampilan anak asuhnya yang dinilainya mampu beradaptasi dengan baik menghadapi gaya permainan Barcelona. Ia menekankan bahwa keberhasilan merebut bola di area lawan dan menciptakan peluang menunjukkan kualitas tim yang sesungguhnya.

“Anda tidak bisa menilai sebuah tim hanya dari skor akhir. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana tim saya bermain. Kami beberapa kali berhasil merebut kembali bola di area lawan dan menciptakan peluang. Kami juga mampu mengatasi fase-fase sulit, seperti saat Barcelona sedang mendominasi. Kami berhasil merespons situasi tersebut dan mencetak gol di saat yang krusial. Hal ini menunjukkan kualitas tim kami yang sebenarnya,” ujar Enrique seperti dikutip dari situs UEFA.