— JAKARTA – Kekalahan telak Manchester United dari Como dalam lanjutan Liga Champions membuat masa depan manajer Michael Carrick dipertanyakan. Namun, Carrick memilih untuk tidak membahas spekulasi mengenai dirinya.

Dalam pertandingan matchday 3 Liga Champions yang digelar di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, Manchester United takluk dengan skor 1-4 dari Como. Hasil ini memperpanjang rentetan hasil minor Setan Merah yang belum meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, dengan rincian tiga imbang dan empat kekalahan.

Meski tekanan terhadap dirinya semakin besar, Carrick menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini bukan pada nasib pribadinya. “Saat ini bukan soal saya dan perasaan saya. Lebih ke tim dan sebagai klub, ingin terlihat seperti apa, seharusnya terlihat seperti apa,” ujar Carrick seperti dikutip BBC.

Carrick menambahkan, hasil pertandingan bisa datang dan pergi, namun cara bermain yang ditunjukkan timnya dalam laga tersebut belum sesuai dengan ekspektasi. “Dan seperti yang saya katakan, hasilnya kadang bisa datang dan pergi, tapi Anda harus melakukannya dengan cara tertentu dan yang tadi tidak seperti itu,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa pertandingan ini bukan tentang dirinya, melainkan tentang klub dan para pendukungnya. “Bukan soal main buat saya, ini soal main untuk klub ini. Saya bertanggung jawab atas klub dan suporter. Saya memberikan yang terbaik, yang terbaik sepanjang waktu. Saya sangat peduli,” tegas Carrick.

Carrick menyatakan dedikasinya terhadap Manchester United. “Seluruh hidup saya berpusat ke sana. Dengar, mungkin bisa berjalan baik, mungkin juga tidak, tapi saya sungguh-sungguh memberikan semampu saya.” Ia menutup dengan menegaskan bahwa ini adalah upaya kolektif. “Ini sungguh bukan soal saya dan hubungannya, ini soal apa yang kami semua berikan; pemain, staf, untuk klub ini,” katanya.