GridHype.ID — Como menjalani musim debut yang mengejutkan di Liga Champions musim ini. Klub Italia tersebut bertekad untuk menikmati setiap momen di panggung terbesar sepak bola Eropa.
Sejauh ini, Como telah memainkan tiga pertandingan di Liga Champions. Tim asuhan Cesc Fabregas berhasil meraih dua kemenangan dan menelan satu kekalahan.
Perjalanan mereka diawali dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas RB Leipzig. Kemudian, mereka harus mengakui keunggulan Feyenoord dengan skor 2-3 di kandang lawan. Namun, Como kembali mencuri perhatian dengan menghantam Manchester United 4-1 dalam pertandingan terbaru mereka.
Dalam laga melawan Manchester United, Nico Paz tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist. Penampilannya yang luar biasa ini mengantarkannya meraih predikat man of the match.
“Ini adalah malam bersejarah bagi semua orang. Kami bermain sesuai dengan yang seharusnya, mempersiapkan pertandingan dengan sangat baik, dan memaksimalkan setiap peluang yang kami miliki. Itulah hal yang paling penting,” ujar Nico Paz seperti dikutip dari situs UEFA seusai pertandingan melawan MU.
“Kami ingin terus menjaga momentum positif ini. Sebab, jika kami terus seperti ini, kami akan bersenang-senang,” tambahnya, menunjukkan optimisme tim.
Kisah Como di Liga Champions ini semakin menarik mengingat sejarah klub yang baru bangkit. Como pernah berkompetisi di Serie B pada musim 2023/2024 dan bahkan sempat terpuruk di Serie C beberapa tahun sebelumnya. Klub ini tercatat pernah mengalami kebangkrutan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 15 tahun.
Namun, di bawah kepemimpinan Mirwan Suwarso yang bernaung di bawah Djarum Grup, Como berhasil dibangun ulang dari nol. Perkembangan klub ini juga didukung oleh kehadiran sejumlah mantan pemain top, termasuk Cesc Fabregas sebagai pelatih, serta peran dari Thierry Henry dan Raphael Varane yang turut berkontribusi dalam proses regenerasi Como.
