GridHype.ID — Manchester United tengah menghadapi periode sulit dengan rentetan hasil minor. Di tengah situasi tersebut, dua pemain kunci, Lisandro Martinez dan Bruno Fernandes, melontarkan kritik yang berbeda arah mengenai permasalahan di klub.
Kekalahan 1-4 dari Como di kandang sendiri dalam lanjutan Liga Champions baru-baru ini menambah panjang daftar tanpa kemenangan MU menjadi tujuh pertandingan beruntun, terdiri dari empat kekalahan dan tiga hasil imbang. Situasi ini memicu evaluasi mendalam dari para pemain.
Kritik Bruno Fernandes Terhadap Taktik Pelatih
Bruno Fernandes, yang menjabat sebagai kapten tim, secara terbuka mengkritik taktik yang diterapkan oleh staf kepelatihan pasca-pertandingan melawan Como. Ia menilai adanya kesalahan dalam instruksi mengenai pressing. Fernandes menyatakan bahwa keputusan untuk tidak menerapkan man-to-man pressing secara konsisten meninggalkan celah di lini belakang, yang kemudian dimanfaatkan oleh lawan.
“Itu adalah keputusan staf untuk tidak melakukan man-to-man pressing dan sesekali menyisakan ruang di lini belakang dan coba merebut bola. Namun terkadang, jika Anda terlalu banyak memberikan penguasaan bola pada tim-tim seperti ini, mereka justru menjadi percaya diri,” ujar Fernandes kepada TNT Sports.
Gelandang asal Portugal itu menekankan bahwa kewenangan penilaian taktik ada pada manajer dan staf, bukan dirinya. Ia menambahkan, “Terkadang, Anda harus lebih berani saat berada di bawah tekanan, mengambil risiko dengan melakukan pressing tinggi agar lawan merasa tidak nyaman.”
Lisandro Martinez Salahkan Manajemen
Berbeda dengan Fernandes, Lisandro Martinez memilih mengarahkan kritikannya kepada jajaran direksi klub. Kritik ini dilontarkan setelah MU kalah 0-2 dari Atletico Madrid di kandang dalam laga Liga Champions sepekan sebelumnya.
Bek asal Argentina itu berpendapat bahwa petinggi Manchester United dinilai gagal dalam mendatangkan pemain berkualitas yang memadai untuk kompetisi sekelas Liga Champions. Pandangan Martinez ini disebut oleh banyak mantan pesepakbola top berpotensi memperkeruh suasana di internal klub, bahkan bisa menyinggung rekan setimnya yang sudah ada.
“Kami menjalani musim yang fantastis musim lalu dan sekarang kami mengharapkan lebih banyak dari manajemen karena banyak tim juga mendatangkan pemain. Atletico memiliki tim yang luar biasa dan mereka pantas menang hari ini,” kata Martinez, mengutip dari BBC.
Ia menambahkan, “Saya mengharapkan lebih banyak (investasi). 100 persen. Saya mengharapkan lebih banyak dari direktur teknik kami (Jason Wilcox).”
Martinez juga mengakui tanggung jawab pemain, namun menekankan pentingnya dukungan manajemen. “Sejujurnya, sebagai pemain kami harus berbuat lebih banyak, tetapi juga penting ketika Anda membangun skuad yang kuat untuk siap menghadapi malam seperti ini. Malam ini mudah untuk menyalahkan pelatih, mudah untuk menyalahkan para pemain, tetapi kita juga harus melihat area lain,” tegasnya.
