— JAKARTA – Pelatih Vincent Kompany menilai hasil imbang 2-2 antara Bayern Munich dan Arsenal pada lanjutan Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, merupakan hasil yang adil. Ia berpendapat kedua tim menampilkan intensitas permainan yang setara.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Eberechi Eze pada menit ke-25. Namun, Bayern Munich berhasil menyamakan kedudukan sepuluh menit berselang lewat Alphonso Davies. Skor berubah menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, Bayern Munich berbalik unggul pada menit ke-61 berkat eksekusi penalti yang berhasil dicetak oleh Harry Kane. Harapan Arsenal untuk membawa pulang kemenangan pupus setelah Declan Rice mencetak gol penyeimbang di menit ke-82, membuat skor akhir menjadi 2-2.

Data dari Whoscored menunjukkan bahwa Arsenal mendominasi penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen milik Bayern. Namun, dalam hal jumlah percobaan ke gawang, kedua tim sama-sama melepaskan lima tembakan.

“Arsenal melakukan pressing dengan intensitas yang sama seperti kami. Dalam situasi seperti itu, kami mampu menciptakan ancaman. Kami memang tidak selalu bisa menemukan momen yang tepat untuk masuk ke sepertiga akhir lapangan, tetapi menurut saya, kami lebih sering berada dalam posisi tersebut dibandingkan Arsenal,” ujar Kompany kepada DAZN.

Ia menambahkan, “Dalam situasi-situasi itu, kami mampu mengancam mereka. Ada dua atau tiga peluang ketika jumlah pemain kami lebih banyak daripada pemain lawan.”

Meskipun demikian, Kompany mengakui ketangguhan tim lawan. “Namun, Arsenal adalah lawan yang sangat tangguh. Saya tidak akan mengatakan bahwa kami benar-benar mendominasi pertandingan karena Arsenal juga memiliki beberapa periode ketika mereka bermain lebih baik. Menurut saya, hasil imbang ini cukup adil, meskipun kami memiliki lebih banyak peluang emas,” pungkas pelatih asal Belgia tersebut.