GridHype.ID — Sebuah inovasi berpotensi mengubah masa depan sepak bola mulai diperkenalkan di Uruguay. Dalam laga babak 16 besar Copa Uruguay antara Nacional melawan Rentistas pada Jumat (16/10/2026), wasit Eduardo Varela terlihat menggunakan perangkat elektronik seukuran ponsel untuk memberikan kartu kuning kepada pemain.
Pertandingan yang digelar di Gran Parque Central ini dimenangkan oleh Nacional dengan skor 3-0. Namun, perhatian lebih tertuju pada penggunaan kartu wasit digital yang menggantikan kartu tradisional. Sistem ini dirancang untuk menyederhanakan pekerjaan administratif wasit, di mana keputusan disiplin dicatat secara digital.
Ide di balik kartu wasit digital ini dicetuskan oleh perusahaan REFe. Direktur REFe, Mauro Sacco, mengungkapkan gagasan tersebut muncul tiga tahun lalu saat ia menyaksikan pertandingan di tengah hujan. Ia mempertimbangkan kesulitan wasit dalam mencatat peringatan secara manual sebelum mentransfernya ke sistem digital.
“Kami ingin membawa teknologi ke satu-satunya hal dalam sepak bola yang masih analog,” kata Mauro Sacco, seperti dikutip dari Reuters. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat memodernisasi aspek-aspek sepak bola yang masih konvensional.
Wasit Eduardo Varela menyambut baik inovasi ini. Ia mengakui bahwa kartu wasit digital sangat membantu pekerjaannya karena responsnya yang cepat, meskipun ia merasa sedikit kehilangan elemen dramatis dari kartu tradisional. “Anda kehilangan sedikit keajaiban kartu cepat, tetapi saya pikir ini adalah sesuatu yang akan sangat membantu kami, terutama di sisi administratif,” ujar Varela.
Meskipun demikian, uji coba perdana ini mengungkap beberapa tantangan. Salah satunya adalah visibilitas layar di bawah sinar matahari yang terik, serta kesulitan bagi penonton dan pemirsa televisi untuk membedakan beberapa keputusan wasit. Para pengembang kini sedang menjajaki solusi, termasuk penambahan pencahayaan LED pada perangkat untuk meningkatkan kejelasan warna bagi audiens.
