GridHype.ID — Lamine Yamal menjadi aktor kunci kemenangan Barcelona atas Galatasaray di Liga Champions. Winger muda asal Spanyol itu menunjukkan performa cemerlang di Rams Park, Istanbul, yang dikenal sebagai stadion angker bagi tim tamu.
Barcelona berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu, dan akhirnya membungkam Galatasaray dengan skor 4-1 dalam laga yang digelar Rabu (14/10) dini hari WIB. Yamal berperan vital dalam kebangkitan timnya di babak kedua.
Pemain muda ini tidak hanya menjadi motor serangan Barcelona, tetapi juga menyumbangkan dua assist krusial untuk gol yang dicetak oleh Fermin Lopez dan Anthony Gordon. Khususnya untuk gol Gordon, assist Yamal tercipta setelah ia melewati lawan dengan aksi individu memukau di dekat kotak penalti.
Berkat penampilan impresifnya, Yamal diganjar penghargaan Man of the Match oleh UEFA. Secara statistik, ia mencatatkan 5 tembakan, menciptakan 3 peluang, 6 umpan kunci, dan berhasil melakukan 2 dribel sukses.
Pertandingan ini berlangsung di Rams Park, kandang Galatasaray yang memiliki reputasi ‘angker’ dengan kapasitas hampir 54 ribu penonton. Stadion ini kerapkali memberikan tekanan mental yang luar biasa bagi tim lawan.
Musim sebelumnya, tim-tim besar seperti Liverpool dan Juventus juga pernah takluk di Rams Park. Stadion ini bahkan memegang rekor dunia sebagai stadion paling berisik dengan kekuatan 131,76 desibel, yang seringkali membuat pemain tim tamu terintimidasi.
Namun, suasana intimidatif tersebut tampaknya tidak memengaruhi performa Barcelona, terutama Lamine Yamal. Pemain berusia 19 tahun itu justru terlihat menikmati permainan dan tampil lepas di tengah sorak-sorai pendukung tuan rumah.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memuji penampilan gemilang Yamal. “Lamine tampil luar biasa di babak kedua dan itu sangat penting bagi kami. Kondisi fisiknya prima, dan dia sangat menikmati bermain sepak bola. Kalian sudah melihat penampilannya di babak kedua. Dia mengubah jalannya pertandingan bagi kami,” ujar Flick, mengutip situs resmi UEFA.
Kemenangan atas Galatasaray ini menempatkan Barcelona sementara di puncak klasemen Grup Liga Champions dengan 6 poin dari dua pertandingan, unggul selisih gol dari Sporting CP dan Arsenal.
