— JAKARTA – Pertandingan uji coba internasional antara tim nasional Maroko dan Ghana yang seharusnya digelar pada Senin (4/10) dipastikan batal. Keputusan ini diambil setelah para pemain Ghana menyatakan menolak untuk bergabung dengan skuad karena masalah bonus yang belum dibayarkan.

Menurut laporan dari Ghana Soccernet, sejumlah pemain bintang Ghana, termasuk Jordan Ayew, Antoine Semenyo, Baba Rahman, Alidu Seidu, Mohammed Kudus, dan Nathaniel Adjei, tidak bersedia memperkuat tim dalam laga tersebut.

Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) secara resmi mengumumkan pembatalan pertandingan. “GFA ingin menginformasikan kepada masyarakat umum bahwa pertandingan persahabatan internasional antara Ghana dan Maroko telah dibatalkan,” demikian pernyataan resmi GFA.

GFA menjelaskan bahwa keputusan pembatalan ini diambil setelah melalui konsultasi antara kedua federasi. “GFA memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan, penggemar, dan mitra media atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pembatalan ini,” tambah pernyataan tersebut.

Sumber laporan menyebutkan bahwa para pemain belum menerima bonus yang menjadi hak mereka, yang diperparah dengan kondisi finansial yang sedang dihadapi asosiasi.

Situasi timnas Ghana saat ini sedang menghadapi tantangan tambahan, menyusul kekalahan dalam dua pertandingan awal Kualifikasi Piala Afrika 2027. Akibat hasil tersebut, pelatih Carlos Queiroz yang baru saja ditunjuk pun diberhentikan. Selama masa kepelatihannya, Queiroz mendampingi Black Stars dalam tujuh pertandingan, dengan catatan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan.

Sebagai pengganti Ghana, Maroko dijadwalkan akan menghadapi Mali dalam pertandingan uji coba.