— JAKARTA – Pertandingan antara Bayern Munich dan Arsenal dalam matchday ketiga Liga Champions di Allianz Arena berlangsung terbuka dengan intensitas tinggi. Kedua tim menampilkan taktik pressing satu lawan satu di seluruh penjuru lapangan. Meskipun laga berjalan berat, penyerang Arsenal, Kai Havertz, mengaku sangat menikmati gaya permainan tersebut.

Laga yang berakhir dengan skor imbang 2-2 tersebut mencerminkan keseimbangan antara kedua tim. Bayern Munich dan Arsenal silih berganti menguasai bola dan menciptakan peluang. Bayern melepaskan enam tembakan tepat sasaran, sementara Arsenal mencatatkan lima.

Penampilan gemilang dari kedua penjaga gawang turut menambah ketat jalannya pertandingan. Namun, bagi Kai Havertz, adu pressing yang intens adalah aspek paling menarik dari laga tersebut. Ia menyukai bagaimana kedua tim berusaha memotong alur serangan lawan sejak dini dengan mengambil risiko.

Havertz menambahkan, meskipun harus terus berduel dengan pemain lawan, pertarungan semacam itu memberikannya sensasi yang menyenangkan. “Bermain man-to-man pressing di seluruh penjuru lapangan itu menyenangkan banget. Pada akhirnya, kami tak mendapatkan duel-duel semacam itu setiap laga dan setiap pertarungan itu berarti,” ujar pemain timnas Jerman itu, dikutip dari situs resmi UEFA.

Ia melanjutkan, “Saya rasa kami menangani duel-duel itu dengan baik sepanjang laga dan sangat terlibat. Secara keseluruhan kami juga punya kendali permainan yang bagus.”

“Kalau pertandingannya melibatkan pressing man-to-man di mana-mana, pertandingannya selalu intens dan berat. Tapi menyenangkan,” tutupnya.